Prambanan, 1977

Kenapa aku tak bisa diam sepertimu?

Diam pada angin, pada hujan, pada lindu. dan langit yang semu

apa benar hidup lebih baik dari yang disebut mati?

seperti lukisan air mukamu, seperti sikap diammu, hidup ini besar ongkosnya, sedang kita terus berlari keras dan gila, mengejar-ngejar apa tak ketemu jua

kenapa aku tak bisa diam sepertimu?

diam pada angin, langit, Tuhan.

Emha Ainun Nadjib